Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh kali ini saya akan menjelaskan tentang Web dan Ilmunya didalam bab
II ini terdapat beberapa sub bab, subbab 2.1 menjelaskan tentang apa itu web
arsitektur, dan subbab yang kedua menjelaskan tentang metodologi dalam web
science.
2.1 Web arsitektur
Arsitektur dari web merupakan
eksploitasi teknologi sederhana yang efisien menghubungkan dan untuk
mengaktifkan ruang informasi yang sangat fleksibel dan bermanfaat. Web sudah
menjadi platform tempat ribuan informasi berkembang. Pada bagian ini kita akan
meninjau prinsip – prinsip utama yang menadasari arsitektur web. Web merupakan
ruang dimana sumber daya diidentifikasi oleh Universal Resource Identifier
(URI). Ada protokol untuk mendukung interaksi antara agen dan format untuk
mewakili informasi sumber daya dan ini merupakan bahan dasar dari web. Desain
dari web tersebut beberapa merupakan bagian dari konsep asli, sementara yang
lainnya harus belajar dari pengalaman.
Identifikasi sumber daya penting
untuk dapat berbagi informasi. Sumber daya tersebut dapat berupa apa saja.
Sumber daya pada dasarnya adalah informasi dan karena dapat diberikan tanpa
abstraksi dan dicirikan sepenihnya dalam pesan. Untuk penalaran dan fungsi,
sistem identifikasi diperlukan untuk menyediakan satu global standar.Sistem URI
dikembangkan secara alternatif yaitu dengan sistem pengidentifikasian,
memungkinkan menghubungkan bookmark dan lainnya. Sumber daya URI suda terkait
dan setiap URI idealnya mengidentifikasi satu sumber daya secara konteks
independen. URI juga menhubungkan web dengan sosial offline.Mereka
didefinisikan berada dibawah skema tertentu, yang mungkin paling umum dipahami
adalah HTTP, FTP, dan mailto. Skema tersebut terdaftar dengan Internet
Assigned Numbers Authority (IANA). Skema ini harus dioperasikan pada jalur berprinsip
agar efektif.
2.2 Web ilmu : Metodologi
Web Science merupakan kajian
sains dari Web. Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan
pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web
dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Contoh laporan
riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan
perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang
mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi
probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan
yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.
Sumber:
- Buku A FRAMEWORK FOR WEB SCIENCE.
Web Resmi Universitas Gunadarma:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar