Sabtu, 09 April 2016

BAB II WEB DAN ILMUNYA


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kali ini saya akan menjelaskan tentang Web dan Ilmunya didalam bab II ini terdapat beberapa sub bab, subbab 2.1 menjelaskan tentang apa itu web arsitektur, dan subbab yang kedua menjelaskan tentang metodologi dalam web science.

2.1  Web arsitektur
Arsitektur dari web merupakan eksploitasi teknologi sederhana yang efisien menghubungkan dan untuk mengaktifkan ruang informasi yang sangat fleksibel dan bermanfaat. Web sudah menjadi platform tempat ribuan informasi berkembang. Pada bagian ini kita akan meninjau prinsip – prinsip utama yang menadasari arsitektur web. Web merupakan ruang dimana sumber daya diidentifikasi oleh Universal Resource Identifier (URI). Ada protokol untuk mendukung interaksi antara agen dan format untuk mewakili informasi sumber daya dan ini merupakan bahan dasar dari web. Desain dari web tersebut beberapa merupakan bagian dari konsep asli, sementara yang lainnya harus belajar dari pengalaman.

Identifikasi sumber daya penting untuk dapat berbagi informasi. Sumber daya tersebut dapat berupa apa saja. Sumber daya pada dasarnya adalah informasi dan karena dapat diberikan tanpa abstraksi dan dicirikan sepenihnya dalam pesan. Untuk penalaran dan fungsi, sistem identifikasi diperlukan untuk menyediakan satu global standar.Sistem URI dikembangkan secara alternatif yaitu dengan sistem pengidentifikasian, memungkinkan menghubungkan bookmark dan lainnya. Sumber daya URI suda terkait dan setiap URI idealnya mengidentifikasi satu sumber daya secara konteks independen. URI juga menhubungkan web dengan sosial offline.Mereka didefinisikan berada dibawah skema tertentu, yang mungkin paling umum dipahami adalah HTTP, FTP, dan mailto. Skema tersebut terdaftar dengan Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Skema ini harus dioperasikan pada jalur berprinsip agar efektif.

2.2 Web ilmu : Metodologi
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001].  Contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.

Sumber:
  1. Buku A FRAMEWORK FOR WEB SCIENCE.
Web Resmi Universitas Gunadarma:
  1.  http://studentsite.gunadarma.ac.id/index.php/default/index
  2. http://baak.gunadarma.ac.id/
  3. http://gunadarma.ac.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar