Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas subbab
4.1 tentang topologi web.
Belajar sifat dari Web sebagai objek formal dalam dirinya sendiri memberikan banyak pengaruh untuk desainer dari sistem baru , dan bahkan lebih mungkin untuk badan standar yang tugasnya adalah untuk menemukan dan bagian ini kita akan meninjau secara singkat upaya untuk memetakan Web ini melestarikan invariants penting dari pengalaman Web pada skala makro. Pada melalui topologi , dan kemudian metode matematika penyelidikan .
4.1 Web topology (Topologi web)
Topologi
menggambarkan struktur dari suatu jaringan
atau bagaimana sebuah jaringan didesain. Pola ini sangat erat
kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi
yang ada sangatlah tergantung dengan letak geofrapis dari masing-masing
terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian
pesan, serta kecepatan dari pengiriman data. Dalam definisi topologi terbagi
menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi
pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang
menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.
4.1.1 The Web’s Structure
a. Link
Structure
Struktur
Situs Web merupakan bagian yang sangat penting yang harus dikuasai oleh seorang
web designer. Dalam suatu organisasi apapun, pasti memiliki struktur
organisasi. Organisasi situs web mengatur bagaimana hubungan antar halaman web,
sehingga membuat pengunjung situs menjadi nyaman.
Struktur
Situs Web :
a.
Struktur
Linear
Terdapat
beberapa jenis dari struktur linear yaitu:
A.
Struktur
linear murni
-
Digunakan
untuk situs-situs web yang kecil, seperti personal page.
-
Biasanya
hanya terdiri dari 4 – 10 halaman.
- Cocok
digunakan untuk menampilkan isi yang bersifat tutorial atau penjelasan mengenai
suatu pokok bahasan.
- Kelemahan
struktur jenis ini adalah ketidaknyamanan pengunjung dalam menjelajasi isi
situs web.
- Pada
situs web yang besar struktur ini masih digunakan, tetapi hanya sebatas untuk
bagian-bagian penting seperti halaman-halaman registrasi.
B.
Struktur
linear dengan halaman tambahan
-
Digunakan
untuk menjelaskan sebuah isi sama seperti struktur linear murni. Uraian ini
cocok untuk membuat sebuah penjelasan yang banyak mengandung uraian detail yang
boleh untuk dilewatkan.
- Kelemahan
struktur ini sama dengan kelemahan struktur linear murni, yaitu pengunjung
tidak dapat melompat kesuatu halaman tanpa melewati halaman berikutnya.
C.
Struktur
linear dengan halaman pilihan
- Pada
struktur ini pengunjung diberi pilihan untuk melompat ke suatu halaman tertentu
tanpa harus melewati halaman berikutnya.
- Struktur
ini banyak digunakan pada sebagian besar situs web yang ada. Cocok digunakan
untuk menamoilkan informasi yang bersifat ringan, seperti artikel, berita dan
informasi lain yang tidak menuntut pengunjung agar menyimak penjelasan secara
bertahap.
D.
Struktur
linear dengan halaman alternatif
- Pada
dasarnya sama dengan struktur linear murni, bedanya pengunjug diberi alternatif
“jalan” untuk pergi ke sebuah halaman.
-
Struktur
ini hanya sedikit lebih baik dari struktur linear murni.
- Struktur
ini digunakan untuk isi situs yang bersifat menjelaskan halaman demi halaman,
namun ada beberapa bagian yang memiliki tingkatan yang sama. Pada bagian inilah
dapat dipisah menjadi halaman alternatif.
b.
Struktur
Grid
Merupakan
perluasan dari struktur linear murni. Struktur ini juga mengandung struktur
linear dengan halaman alternatif dan struktur linear dengan halaman tambahan.
c.
Struktur
Hierarki
-
Sangat
banyak digunakan oleh sebagian besar situs web. Karena struktur ini bersifat
fleksibel dan mudah untuk dikembangkan jika diperlukan.
-
Menggunakan
sub-sub direktori dan membentuk level-level ke bawah. File-file yang memiliki
karakteristik fungsi yang sama akan disimpan dalam satu dierktori.
-
Pada
struktur ini gambar-gambar yang digunakan dalam setiap halaman web disimpan
dalam sebuah drektori tertentu.
Jenis-jenis
Struktur Hierarki :
1.
Struktur
hierarki lebar/ wide hierarki
a. Merupakan
struktur dasar dari bentuk hierarki dimana terdapat sebuah halaman depan yang
menghubungkan halaman-halaman lain di dalam situs web.
b. Penempatan
halaman-halaman selain halaman depan diletakkan dalam satu level melebar.
c.
Struktur
ini sering digunakan pada situs-situs web yang sederhana dimana sebuah halaman
index yang menghubungkan dengan halaman-halaman isi.
2.
Struktur
hierarki pendek/ narrow hierarki.
a.
Mirip
dengan struktur hierarki lebar, perbedaannya adalah struktur ini menempatkan
halaman-halaman isi menjadi lebih “dalam” atau lebih “masuk” ke dalam.
b. Sebagian
besar situs web yang ada saat ini menggunakan gabungan antara dua jenis
struktur hierarki ini.
c. Perlu
diperhatikan bahwa struktur-struktur dasar ini tidak dapat diaplikasikan secara
mentah-mentah karena penggunaan struktur ini sangat tergantung kepada pembagian
kategori isi yang akan dijelaskan.
b.
Small
– World Network
Small World Network adalah sebuah tipe grafik matematikal yang dari banyaknya simpul , namun tidak berhubungan dengan simpul yang lainnya (berbeda) , tetapi banyak nya simpul bisa menjangkau setiap simpul kecil lainnya. Khususnya, small-world network didefinisikan sebagai jaringan di mana L jarak antara dua node yang dipilih secara acak (jumlah langkah yang diperlukan) tumbuh secara proporsional dengan logaritma dari jumlah node N dalam jaringan, yaitu:
Dalam konteks jaringan sosial, hasil dalam fenomena small world netwok untuk orang asing (orang tak dikenal) yang dihubungkan dengan cara berinteraksi. Banyak grafik empiris dengan baik dimodelkan oleh jaringan-dunia kecil. Jaringan sosial, konektivitas internet, wiki seperti Wikipedia, dan jaringan gen semua karakteristik small world network.
c.
Social
network sites
Pengertian situs jejaring sosial yakni suatu struktur sosial yang terbentuk dari simpul-simpul (individu atau organisasi) yang “diikat” atau dipersatukan oleh sebuah situs. Umumnya situs berfungsi sebagai jalinan pertemanan dalam dunia maya. Namun banyak hal lagi yang dapat kita lakukan disini (situs jejaring sosial).
Analisis jaringan jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
4.1.2
Graph-theoretic investigations
Investigasi menggunakan teori graf adalah salah satu metode terbaik untuk mempelajari suatu web. Web dapat dilihat sebagai suatu graf, dengan node menjadi halaman (pages) dan garis menjadi Link nya. Karena sedikit link web yang bersifat random, maka sudah jelas bahwa struktur graf pada web memberitahukan seberapa pentingnya struktur web tersebut.
Konektivitas pada suatu webgraph sudah
teranalisa dengan detil menggunakan indikator struktural untuk melihat
bagaimana node-node saling berhubungan. Contoh nya, 90% dari web itu saling
berhubungan. Keterhubungan ini membentuk sebuah gambar berbentuk dasi kupu-kupu
(Bowtie)
SCC Adalah Strongly Connected Cluster
yang di apit oleh 2 clusters yaitu IN dan OUT.
IN terhubung (linked) dengan SCC
tetapi tidak ada link back
OUT terhubung dari SCC tetapi tidak
ada link back
Komunikasi
Web memberikan indikasi kepada kita
adanya stabilitas dan keragaman. Dari jumlah koneksi dapat memberitahukan
bagaimana efektivitas dalam komunikasi Struktur
Web di hipotesiskan sebagai small world graph, dimana jalur terpendek
antara node lebih kecil dari yang di bayangkan untuk graf dengan ukuran
tersebut.
Analisa web dapat dilakukan
berdasarkan keyword. Mencarinya menggunakan search engine akan menampilkan graf yang menampilkan link
antara situs web yang mengandung keyword tersebut. Struktur dan evolusi dari
jaringan yang besar terkadang disebut sebagai “random graphs” Dimana link
antara node bersifat random. Dalam random graph, jumlah link setiap node sangat
penting untuk menentukan struktur.
Konektivitas pada web bergantung pada
clustering. Clustering ini berkontribusi
pada nilai dari suatu web sebagai lahan informasi. Eksplorasi pada cluster yang
saling terkoneksi akan selalu membawa user ke dalam cluster dengan webpages
yang relevan. Tipe cluster yang berbeda mungkin akan memproduksi subgraf yang
berbeda.
Sekian
yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf Wassalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sumber:
1. Buku A FRAMEWORK FOR WEB
SCIENCE.
Web Resmi Universitas Gunadarma:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar