Selasa, 14 Juni 2016

BAB IV The Analysis of the Web

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas subbab 4.1 tentang topologi web.
Belajar sifat dari Web sebagai objek formal dalam dirinya sendiri memberikan banyak pengaruh untuk desainer dari sistem baru , dan bahkan lebih mungkin untuk badan standar yang tugasnya adalah untuk menemukan dan bagian ini kita akan meninjau secara singkat upaya untuk memetakan Web ini melestarikan invariants penting dari pengalaman Web pada skala makro. Pada melalui topologi , dan kemudian metode matematika penyelidikan .
4.1 Web topology (Topologi web)
Topologi  menggambarkan  struktur  dari  suatu  jaringan  atau  bagaimana  sebuah jaringan didesain. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geofrapis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data. Dalam definisi topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.

4.1.1 The Web’s Structure
a. Link Structure
Struktur Situs Web merupakan bagian yang sangat penting yang harus dikuasai oleh seorang web designer. Dalam suatu organisasi apapun, pasti memiliki struktur organisasi. Organisasi situs web mengatur bagaimana hubungan antar halaman web, sehingga membuat pengunjung situs menjadi nyaman.

Struktur Situs Web :
a.    Struktur Linear
Terdapat beberapa jenis dari struktur linear yaitu:
A.    Struktur linear murni
-       Digunakan untuk situs-situs web yang kecil, seperti personal page.
-       Biasanya hanya terdiri dari 4 – 10 halaman.
-  Cocok digunakan untuk menampilkan isi yang bersifat tutorial atau penjelasan mengenai suatu pokok bahasan.
-    Kelemahan struktur jenis ini adalah ketidaknyamanan pengunjung dalam menjelajasi isi situs web.
-   Pada situs web yang besar struktur ini masih digunakan, tetapi hanya sebatas untuk bagian-bagian penting seperti halaman-halaman registrasi.

B.    Struktur linear dengan halaman tambahan
-       Digunakan untuk menjelaskan sebuah isi sama seperti struktur linear murni. Uraian ini cocok untuk membuat sebuah penjelasan yang banyak mengandung uraian detail yang boleh untuk dilewatkan.
-  Kelemahan struktur ini sama dengan kelemahan struktur linear murni, yaitu pengunjung tidak dapat melompat kesuatu halaman tanpa melewati halaman berikutnya.

C.   Struktur linear dengan halaman pilihan
-   Pada struktur ini pengunjung diberi pilihan untuk melompat ke suatu halaman tertentu tanpa harus melewati halaman berikutnya.
-     Struktur ini banyak digunakan pada sebagian besar situs web yang ada. Cocok digunakan untuk menamoilkan informasi yang bersifat ringan, seperti artikel, berita dan informasi lain yang tidak menuntut pengunjung agar menyimak penjelasan secara bertahap.

D.   Struktur linear dengan halaman alternatif
-  Pada dasarnya sama dengan struktur linear murni, bedanya pengunjug diberi alternatif “jalan” untuk pergi ke sebuah halaman.
-       Struktur ini hanya sedikit lebih baik dari struktur linear murni.
-   Struktur ini digunakan untuk isi situs yang bersifat menjelaskan halaman demi halaman, namun ada beberapa bagian yang memiliki tingkatan yang sama. Pada bagian inilah dapat dipisah menjadi halaman alternatif.

b.    Struktur Grid
Merupakan perluasan dari struktur linear murni. Struktur ini juga mengandung struktur linear dengan halaman alternatif dan struktur linear dengan halaman tambahan.

c.    Struktur Hierarki 
-       Sangat banyak digunakan oleh sebagian besar situs web. Karena struktur ini bersifat fleksibel dan mudah untuk dikembangkan jika diperlukan.
-       Menggunakan sub-sub direktori dan membentuk level-level ke bawah. File-file yang memiliki karakteristik fungsi yang sama akan disimpan dalam satu dierktori.
-       Pada struktur ini gambar-gambar yang digunakan dalam setiap halaman web disimpan dalam sebuah drektori tertentu.

Jenis-jenis Struktur Hierarki :
1.    Struktur hierarki lebar/ wide hierarki
a. Merupakan struktur dasar dari bentuk hierarki dimana terdapat sebuah halaman depan yang menghubungkan halaman-halaman lain di dalam situs web.
b.  Penempatan halaman-halaman selain halaman depan diletakkan dalam satu level melebar.
c.    Struktur ini sering digunakan pada situs-situs web yang sederhana dimana sebuah halaman index yang menghubungkan dengan halaman-halaman isi.

2.    Struktur hierarki pendek/ narrow hierarki.
a.    Mirip dengan struktur hierarki lebar, perbedaannya adalah struktur ini menempatkan halaman-halaman isi menjadi lebih “dalam” atau lebih “masuk” ke dalam.
b.  Sebagian besar situs web yang ada saat ini menggunakan gabungan antara dua jenis struktur hierarki ini.
c.  Perlu diperhatikan bahwa struktur-struktur dasar ini tidak dapat diaplikasikan secara mentah-mentah karena penggunaan struktur ini sangat tergantung kepada pembagian kategori isi yang akan dijelaskan.

b.   Small – World Network
Small World Network adalah sebuah tipe grafik matematikal yang dari banyaknya simpul , namun tidak berhubungan dengan simpul yang lainnya (berbeda) , tetapi banyak nya simpul bisa menjangkau setiap simpul kecil lainnya. Khususnya, small-world network didefinisikan sebagai jaringan di mana L jarak antara dua node yang dipilih secara acak (jumlah langkah yang diperlukan) tumbuh secara proporsional dengan logaritma dari jumlah node N dalam jaringan, yaitu:
Dalam konteks jaringan sosial, hasil dalam fenomena small world netwok untuk orang asing (orang tak dikenal) yang dihubungkan dengan cara berinteraksi. Banyak grafik empiris dengan baik dimodelkan oleh jaringan-dunia kecil. Jaringan sosial, konektivitas internet, wiki seperti Wikipedia, dan jaringan gen semua karakteristik small world network.

c.   Social network sites
Pengertian situs jejaring sosial yakni suatu struktur sosial yang terbentuk dari simpul-simpul (individu atau organisasi) yang “diikat” atau dipersatukan oleh sebuah situs. Umumnya situs berfungsi sebagai jalinan pertemanan dalam dunia maya. Namun banyak hal lagi yang dapat kita lakukan disini (situs jejaring sosial).
Analisis jaringan jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.

4.1.2 Graph-theoretic investigations
  Investigasi menggunakan teori graf adalah salah satu metode terbaik untuk mempelajari suatu web. Web dapat dilihat sebagai suatu graf, dengan node menjadi halaman (pages) dan garis menjadi Link nya. Karena sedikit link web yang bersifat random, maka sudah jelas bahwa struktur graf  pada web memberitahukan seberapa pentingnya struktur web tersebut.
  Konektivitas pada suatu webgraph sudah teranalisa dengan detil menggunakan indikator struktural untuk melihat bagaimana node-node saling berhubungan. Contoh nya, 90% dari web itu saling berhubungan. Keterhubungan ini membentuk sebuah gambar berbentuk dasi kupu-kupu (Bowtie)

  SCC Adalah Strongly Connected Cluster yang di apit oleh 2 clusters yaitu IN dan OUT.
  IN terhubung (linked) dengan SCC tetapi tidak ada link back
  OUT terhubung dari SCC tetapi tidak ada link back

Komunikasi
  Web memberikan indikasi kepada kita adanya stabilitas dan keragaman. Dari jumlah koneksi dapat memberitahukan bagaimana efektivitas dalam komunikasi  Struktur Web di hipotesiskan sebagai small world graph, dimana jalur terpendek antara node lebih kecil dari yang di bayangkan untuk graf dengan ukuran tersebut.
  Analisa web dapat dilakukan berdasarkan keyword. Mencarinya menggunakan search engine  akan menampilkan graf yang menampilkan link antara situs web yang mengandung keyword tersebut. Struktur dan evolusi dari jaringan yang besar terkadang disebut sebagai “random graphs” Dimana link antara node bersifat random. Dalam random graph, jumlah link setiap node sangat penting untuk menentukan struktur.
  Konektivitas pada web bergantung pada clustering.  Clustering ini berkontribusi pada nilai dari suatu web sebagai lahan informasi. Eksplorasi pada cluster yang saling terkoneksi akan selalu membawa user ke dalam cluster dengan webpages yang relevan. Tipe cluster yang berbeda mungkin akan memproduksi subgraf yang berbeda.
Sekian yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sumber:
1.   Buku A FRAMEWORK FOR WEB SCIENCE.

Web Resmi Universitas Gunadarma:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar